2020-11-04

Evaluasi LTT dan Laporan Utama Kementan di Provinsi Jambi, Persiapkan Strategi Antisipasi La Nina di Akhir Tahun

BPTP JAMBI
...

KOTA JAMBI - Kostrawil Provinsi Jambi kembali mengadakan virtual rapat evaluasi laporan Luas Tambah Tanam (LTT) padi, jagung dan kedelai serta laporan utama Kementan, Rabu (4/11).

Kepala UPTD Pelatihan dan Penyuluhan Pertanian Ir. A. Eferianda Utama, MM saat membuka acara menyampaikan bahwa kekurangan realisasi LTT yang belum terpenuhi di Oktober diharapkan bisa dipenuhi pada November ini dengan kondisi cuaca dan iklim yang saat ini sangat mendukung pertanaman.

Rapat dipimpin oleh Direktur Perlindungan Perkebunan Ardi Praptono, SP., M.Agr. yang menyampaikan bahwa pada Oktober lalu beberapa kabupaten masih belum terpenuhi target LTT-nya yaitu Sarolangun, Batanghari dan Tebo.

Dalam rapat sebelumnya di Hotel BW Luxury Jambi sudah dilakukan antisipasi terhadap beberapa permasalahan yang ditemui pada periode sebelumnya diantaranya terkait benih, sehingga Direktur Perlindungan Perkebunan mengharapkan perkembangannya dapat disampaikan dalam pelaporan LTT di masing-masing kabupaten saat ini sehingga nanti dapat diantisipasi atau diprediksi perkembangan LTT-nya.

Laporan LTT dan Laporan utama Kementan disampaikan oleh seluruh Kostrada di Provinsi Jambi kecuali Kabupaten Muaro Jambi dan Kota Sungai Penuh yang berhalangan hadir, yaitu:

1). Kabupaten Tebo

Target LTT padi November 2020 seluas 1.140 ha, saat ini menunggu benih dari APBD Provinsi dan APBN yang sedang dalam perjalanan. Bila bantuan turun ditambah dengan swadaya petani target November optimis bisa tercapai, karena petani di Kecamatan Sumay sudah mulai menyemai, sehingga diperkirakan November mulai menanam.

Untuk jagung pada Oktober 2020 dari target 218 ha terealisasi 222 ha (102 %), kemudian pada November 2020 dari target 44 ha sudah tertanam 21 ha. Sementara kedelai dari target Oktober 344 ha, terealisasi 351 ha (102 %) sedangkan pada November dari target 20 ha sudah tertanam 5 ha. Target LTT kedelai dan jagung optimis terealisasi karena bantuannya sudah di petani.

Dalam menghadapi risiko La Nina, Dinas Tanaman Pangan Kabupaten sudah mengoptimalkan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) sehingga ada jaminan terhadap kerusakan atau bencana, terutama karena rata-rata sawah di Tebo berada pada aliran Sungai Batanghari sehingga dikhawatirkan banjir.

Direktur Perlindungan Perkebunan mengharapkan agar permasalahan terkait benih dapat segera terealisasi sehingga di awal bulan sudah mulai disemai dan mencukupi tambahan di November menjadi 1.140 ha.

Beliau juga mengingatkan untuk mewaspadai La Nina, sehingga AUTP perlu di sosialisasikan sampai ke petani.

Kepala UPTD Pelatihan dan Penyuluhan Pertanian meminta agar Kostrada dapat menggerakkan penyuluh di lapangan untuk membantu agar kegiatan LTT ini dapat terealisasi.

Terkait AUTP, diharapkan agar dapat diperbanyak dan diawasi, sehingga yang memperoleh asuransi memang benar-benar tepat sasaran (petani).

2). Bungo

Target LTT padi November seluas 1.270 ha, baru terealisasi 66 ha, namun akan diupayakan untuk mencapai target yang telah ditetapkan antara lain dengan merancang beberapa kecamatan yang dalam persiapan tanam.

Terkait Perluasan Areal Tanam Baru (PATB), Bungo sudah mengusulkan seluas 150 ha, sampai saat ini sebagian sudah ada yang tanam dan menunggu informasi pendistribusian sarana produksinya.

Untuk jagung dari target November 255 ha baru tercapai 10 ha, saat ini masih menunggu laporan tanam dari beberapa kecamatan terutama kecamatan Jujuhan Ilir yaitu seluas 150 ha.

Berdasarkan informasi dari Kasie Pangan Dinas TPHP Provinsi Jambi untuk bantuan PATB total di Provinsi Jambi adalah 3.113 ha, baru dilakukan CPCL pada akhir Oktober ini sehingga diperkirakan pada pertengahan November baru dapat direalisasikan.

3). Sarolangun

Target LTT padi November seluas 2.209 ha baru terealisasi seluas 232 ha, saat ini menunggu realisasi PATB Sarolangun seluas 1.200 ha. Sementara untuk jagung dari target seluas 148 ha belum ada realisasi.

Terkait kekurangan LTT Padi Oktober seluas 461 ha pada disebabkan banyak LTT yang sudah terlaporkan di September, diharapkan nanti dapat dipenuhi pada November.

Selain itu padi ladang banyak yang belum dilaporkan dan baru melakukan pengolahan lahan, dengan potensi padi ladang ada di Batang Asai, Bathin VIII, Mandiangin dan Limun.

Dinas TPHP Provinsi Jambi berjanji akan berkoordinasi dengan Pusat agar distribusi saprodi untuk PATB ini bisa segera dilaksanakan sehingga dapat membantu kabupaten/kota untuk memenuhi target LTT pada November ini.

4). Batanghari

Target LTT padi November 2020 seluas 436 ha baru terealisasi 14 ha, bila melihat data November 2019 yang tertanam seluas 735 ha, Dinas Tanaman Pangan optimis kekurangan Oktober bisa dikerjakan di November.

Permasalahan tidak tercapainya target LTT padi Oktober 2020 karena ada kekhawatiran petani terhadap curah hujan beberapa hari ini sehingga banyak yang tertunda tanam.

Pada November ini diharapkan sudah dapat dilihat perkembangan cuaca, sehingga pertanaman dapat dilakukan.

Target jagung November seluas 105 ha baru terealisasi 2 ha, sementara kedelai dari target 40 ha belum ada realisasi.

Untuk penginputan pelaporan utama Kementan, sebelumnya diserahkan sepenuhnya kepada BPP, tetapi belum bisa berjalan dengan baik karena data dari BPP memerlukan koordinasi dengan data dari kabupaten terkait data LTT agar tidak terjadi pencatatan yang berbeda, dalam minggu ini diupayakan data ketahanan pangan dapat dimasukkan semua.

Direktur Perlindungan Perkebunan meminta agar lokasi-lokasi yang memang tidak rawan banjir dapat segera ditanami.

Pada pertemuan berikutnya diharapkan Batanghari dapat melaporkan di awal tentang perkembangan kekurangan 121 ha.

5). Tanjung Jabung Barat

Untuk kegiatan LTT padi November, baru terealisasi 152 ha dari target 2.238 ha, Dinas Tanaman Pangan optimis target November tercapai karena posisi di Batang Asam, Pengabuan, Senyerang, Tungkal Ilir dan Bram Itam sudah disemai semua.

Luas areal yang sedang melakukan penyemaian untuk Batang Asam hampir 1.000 ha, perkiraan tanam pada minggu depan sehingga dalam pertemuan selanjutnya sudah bisa di laporkan. Sementara untuk Pengabuan dan Senyerang sekitar 800 ha.

Kemudian untuk jagung realisasi sudah hampir 80 %, kegiatan bantuan sudah selesai semua, namun untuk kegiatan swadaya masih sekitar 22 % lagi dari target yang ditetapkan.

6). Tanjung Jabung Timur

Sasaran LTT padi November seluas 3.987 ha, terealisasi 376 ha, target optimis bisa tercapai. Untuk jagung dan kedelai sasaran Oktober dan November tidak ada karena lahan digunakan untuk pertanaman padi.

Direktur Perlindungan Perkebunan meminta agar pada pertemuan berikutnya LTT padi bisa mencapai 2.000 ha.

7). Kerinci

Target tanam LTT padi November seluas 3.205 ha, terealisasi 228 ha, sisanya akan dipenuhi pada November sesuai dengan hasil rapat di Kota Jambi beberapa waktu lalu.

Pada pertemuan berikutnya Direktur Perlindungan Perkebunan mengharapkan LTT padi sudah terealisasi 1.500 ha.

Untuk jagung pada Oktober sudah tanam seluas 178 ha dari target tanam 174 ha, sedangkan sisa tanam jagung akan dipenuhi pada November seluas 372 ha.

Kepala UPTD Pelatihan dan Penyuluhan Pertanian mengungkapkan bahwa salah satu permasalahan dalam meningkatkan LTT di Kerinci sesuai laporan dari BPP Air Hangat Timur adalah kesulitan memperoleh pupuk, karena untuk memperoleh pupuk subsidi dengan Kartu Tani merupakan hal baru sehingga banyak terjadi keterlambatan, sementara distributor/pengecer tidak bisa menanggulangi seperti sebelumnya.

Dinas Tanaman Pangan Kerinci berjanji akan menindaklanjuti mengatasi kelangkaan pupuk dan alsintan.

8). Merangin

Target sasaran LTT padi November seluas 1.569 ha, baru terealisasi 23 ha, Dinas Tanaman Pangan optimis target dapat tercapai, karena masih ada 2 kegiatan yang akan melakukan penanaman pada bulan ini.

Untuk kegiatan padi ladang sudah dilakukan penanaman semua, begitu juga dengan kegiatan PATB, sehingga diharapkan kepada dinas terkait agar saprodi bisa segera disalurkan.

Untuk jagung pada November ini mendapatkan alokasi seluas 162 ha dan baru terealisasi 5 ha, yang akan dipenuhi sampai akhir November, sementara untuk kedelai mendapat alokasi 64 ha dan akan diselesaikan November ini.

9). Kota Jambi

Kota Jambi pada Oktober ini tidak ada target untuk tanaman padi, sementara jagung ada target seluas 60 ha dan sudah terealisasi 61 ha.

Kemudian pada November target LTT padi seluas 3 ha, kemungkinan akan terealisasi di akhir bulan karena saat ini sedang panen, sementara jagung dari target 4 ha, baru terealisasi 1 ha.

Untuk laporan utama Kementan penginputan tetap dilaksanakan, namun ada beberapa komoditi seperti cabai rawit dan cabai besar yang jumlah tanamannya sedikit sehingga sulit untuk dimasukkan ke pelaporan.

Untuk laporan ketersediaan pangan dan alsintan ada di masing-masing bidang, sampai saat ini belum diinput ke pelaporan.

Dari laporan masing-masing kabupaten/kota, Direktur Perlindungan Perkebunan menyampaikan bahwa pada pertemuan selanjutnya yang akan dilaksanakan pada 18 November 2020 perlu didetilkan terutama untuk Tanjung Jabung Timur, Tanjung Jabung Barat dan Kerinci yang target Novembernya di atas 2.000 ha.

Kemudian untuk Sarolangun yang masih defisit 400 ha diharapkan bisa dipenuhi pada pertemuan selanjutnya.

Kostrawil akan terus memantau secara harian, terkait distribusi sarana untuk PATB di Direktorat Serealia, Direktur Perlindungan Perkebunan sebagai penanggung jawab Provinsi Jambi akan mengkomunikasikan lebih jauh agar bisa dipersiapkan lebih awal.

Untuk laporan utama Kementan, pada pertemuan berikutnya tim pusat akan mencoba melihat langsung dan akan dishare dalam bentuk tayangan sehingga sebelum pelaksanaan dapat dikomunikasikan terlebih dulu melalui group.

Untuk meningkatkan LTT, Kepala UPTD Pelatihan dan Penyuluhan Pertanian menyarankan agar diberikan reward bagi kabupaten/kota yang surplus di setiap musim tanam sehingga ada inisiatif dan upaya untuk berkompetisi.

Dalam kesempatan ini Kepala BPTP Jambi Dr. Rustam membagikan SK Kepala BPPSDMP mengenai penetapan petugas penginput data pertanian di BPP, sehingga diharapkan Kadis Tanaman Pangan di kabupaten/kota dapat menyampaikan SK ini kemudian meminta petugas yang ditunjuk untuk lebih aktif menginput data laporan utama Kementan.

Nantinya diharapkan juga ada pembinaan dari UPT pendamping kabupaten/kota dalam mensosialisasikan atau mengisi laporan utama ini.

Kepala BPTP Jambi juga mengingatkan agar SK Kostrada dan Kostratani segera dibuat dalam satu SK yang ditetapkan Bupati/Wali Kota sehingga Camat bisa berperan aktif membantu kelancaran kostratani.

Selain Itu Kepala BPTP Jambi menghimbau agar di kabupaten/kota segera mengadakan pertemuan setiap bulan baik secara langsung (offline) maupun online untuk kelancaran LTT.

Terkait penginputan laporan utama Kementan disepakati agar dinas kabupaten/kota tidak hanya memonitoring laporan Kostratani tetapi tetap menginput di Laporan Utama Penjab Kabupaten.

Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Jambi yang diwakili Kasie Pengawasan Penindakan Edwar Syam, SP., M.M., menghimbau Kostrada dan Kostratani agar kedepan dapat melaporkan peluang-peluang ekspor yang bisa digali di Kostratani.

Kemudian yang terjadi saat ini ada pelaksanaan ekpor komoditas di Provinsi Jambi yang belum melalui Jambi (Pelabuhan Talang Duku) sehingga belum termasuk dalam data ekspor Jambi, oleh karena itu diharapkan bisa dimotivasi untuk melakukan ekspor melalui Pelabuhan Talang Duku Jambi.

Kegiatan rapat ini dihadiri oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Provinsi Jambi yang diwakili Kepala UPTD Pelatihan dan Penyuluhan Pertanian, Kepala BPTP Jambi, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, Balai Karantina Pertanian Kelas I Jambi, Balai Pelatihan Pertanian Jambi, Kasie Penyuluhan dan Kasie Pangan Dinas TPHP Provinsi Jambi di Ruang AOR Kostrawil Provinsi Jambi.

Kemudian mengikuti secara virtual melalui aplikasi Zoom, Direktur Perlindungan Perkebunan Kementan dan staf, Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, serta Kostrada dari 9 kabupaten/kota di Provinsi Jambi. (PS)

Sub Sektor : Tanaman Pangan
Komoditas : Tanaman Pangan
Teknologi yang Digunakan :
https://www.facebook.com/1122318141148378/posts/3487317877981714/