2020-11-11

BPTP Beri Inspirasi untuk Berinovasi Memasuki Purna Bakti

BPTP JAMBI
...

KOTA JAMBI - Masa Pandemi dengan adaptasi new normal tidak menyurutkan semangat 25 orang peserta pelatihan yang memasuki masa purnabakti di lingkup OPD Provinsi Jambi.

Dalam kesempatan ini Peneliti Pascapanen BPTP Balitbangtan Jambi diminta sebagai narasumber untuk berbagi ilmu yang dapat menjadi inspirasi untuk tetap berarti dan produktif dimasa purnabakti.

Pada Rabu, 11 November 2020, pelatihan yang mengusung tema “Kewirausahaan Purnabakti ASN di Lingkungan Pemda Provinsi Jambi” diawali dengan kegiatan praktik olahan sayuran.

Pelaksanaan praktik berbeda dari biasanya, kali ini dilakukan di gerai Amanah yang merupakan milik Ketua KWT Amanah Ibu Diana yang telah menjalankan berbagai usaha olahan berbasis pangan lokal Jambi dan juga sayuran.

Sekilas tentang profil Ibu Diana, beliau merupakan penggiat olahan berbasis pangan lokal yang aktif dan mengikuti Bimtek yang diselenggarakan Institusi lingkup Pertanian Provinsi/Kota dengan BPTP sebagai Narasumber.

Produk berbagai olahan pangan lokal yang diawali dengan skala rumah tangga saat ini sudah mulai masuk pasar lokal/mall dan gerai sendiri.

Terkait dengan materi Bimtek kali ini yang ingin melihat dan praktik langsung, maka dilakukan di gerai Amanah.

Seiring dengan makin maraknya olahan yang berbasis pemanfaatan pekarangan untuk tanaman sayuran/pangan baik dengan cara hidroponik maupun konvensional, diikuti pula oleh tuntutan pengembangan produk olahan yang sehat, nikmat dan sajian menarik atau instagramable bahasa media sosialnya.

Produk kekinian yang dipraktikkan adalah olahan abon cabai yang saat ini cukup prospek dan cara pengolahannyapun mudah.

Keunggulan abon cabai antara lain dapat disimpan lama, dapat dibuat dengan berbagai varian rasa dan tampil kekinian untuk perasa makanan ala cafe/jajanan milenial.

Respon positif dari peserta cukup antusias karena langsung dapat mencicipi aplikasi abon cabai pada makanan ringan.

Selanjutnya pada pemaparan di kelas, hasil praktik dievaluasi sebagai bahan penguatan materi.

Pada prinsipnya para peserta “memiliki motivasi untuk tetap berarti dimasa purnabakti asal tidak bikin sakit pinggang,” begitu celetukan lucu salah seorang peserta.

Nah, disinilah peran BPTP mengisipirasi dengan inovasi untuk pilihan-pilihan teknologi olahan yang sesuai potensi diri.

Semoga hasil karya masa purnabakti menjadi lebih berarti untuk diri, keluarga dan berbagi dengan yang lain sebagai amal kebaikan .....aamiin. (LY)

Sub Sektor : Cabai
Komoditas : Hortikultura
Teknologi yang Digunakan :
https://www.facebook.com/1122318141148378/posts/3517617664951735/